General . 2023-10-13 10:54:20

Waspadai PMK, Intip Ciri Hewan Yang Terpapar

case

Masih ingatkah pembaca dengan maraknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak? Meski sudah tersedia vaksin PMK, nyatanya penyakit tersebut sempat menginfeksi 500 ribuan hewan ternak pada tahun 2022. Dengan besarnya jumlah hewan ternak yang terpapar tersebut, sudahkah anda tau apa itu PMK?

Mengutip Halodoc, penyakit ini disebabkan oleh virus menyerang semua hewan berkuku belah, termasuk sapi, domba, kambing, unta, rusa dan babi. Namun, PMK tidak memengaruhi kuda, zebra, anjing dan kucing. PMK disebabkan oleh virus bernama Aphthovirus yang dapat menyebar melalui cairan dari lepuh dan oleh air liur hewan yang terinfeksi.

Mengutip World Organisation for Animal Health,  PMK bersifat endemik di beberapa bagian Asia dan di sebagian besar Afrika dan Timur Tengah. Munculnya PMK ditandai ciri klinis yang khas adalah munculnya lepuh (atau vesikel) di hidung, lidah atau bibir, di dalam rongga mulut, di antara jari kaki, di atas kuku, di puting susu, dan di titik-titik tekanan pada kulit. Lepuh tersebut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang menyebabkan keengganan hewan untuk bergerak atau makan.

Biasanya lepuh sembuh dalam 7 hari (atau lebih lama), tetapi komplikasi, seperti infeksi bakteri sekunder pada lepuh terbuka, juga dapat terjadi. Gejala umum lainnya adalah demam, depresi, hipersalivasi, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, dan penurunan produksi susu, yang dapat bertahan bahkan setelah pemulihan. Bahkan hewan yang terkena dampak kronis dilaporkan mengalami penurunan kemapuan produksi susu hingga 80%.

PMK tidak dapat dibedakan secara klinis dari penyakit vesikular lainnya, seperti penyakit vesikular babi, stomatitis vesikular, dan eksantema vesikular. Oleh karena itu, konfirmasi kasus dugaan PMK dilakukan melalui pengujian dengan laboratorium. Salah satu cara deteksi PMK dilakukan dengan berbasis molekuler.

Biogen Scientific mendukung upaya pemerintah agar Indonesia Bebas PMK pada tahun 2035 dengan menyediakan kit deteksi PMK berbasis molekuler. Kit tersebut dapat mendeteksi kehadiran virus PMK dari cairan tubuh hewan seperti darah, cairan lepuh hewan yang terpapar, dan lain lain. Kit ini hanya membutuhkan waktu 90 menit untuk pengujian sehingga tergolong cepat. Ingin informasi lebih lanjut? Silahkan hubungi kami.